Cara Memilih Nama Jabatan Anda Dalam Bisnis

Cara Memilih Nama Jabatan Anda Dalam Bisnis

Sebagai seorang pengusaha, Anda bisa menjadi tradisional atau kreatif seperti yang Anda inginkan dengan gelar Anda. Jadi, jika jabatan seperti Presiden atau CEO (Chief Executive Officer) terasa tidak benar, buatlah daftar jabatan yang lebih mencerminkan peran Anda. Lagi pula, Anda adalah bosnya, dan dapat memilih judul yang paling mewakili Anda!

1. Pertama, Pikirkan Bidang Keahlian Anda

Tahukah Anda bahwa ada 42 juta orang Amerika yang bekerja sebagai profesional independen, kontraktor, konsultan, pekerja lepas, dan pekerja sampingan? Jika Anda seorang solopreneur yang sukses, jabatan Anda harus luas dan mencakup banyak topi yang Anda kenakan. Saat menjalankan kepemilikan tunggal, Anda selalu dapat mengubah judul Anda nanti saat bisnis Anda tumbuh dan berkembang.

2. Pikirkan Hirarki Karyawan Anda

Banyak perusahaan menggunakan gelar untuk menunjukkan hierarki karyawan. Misalnya, karyawan tingkat C sering kali menempati peringkat tertinggi dalam struktur bisnis. Mereka diikuti oleh mitra pengelola, direktur pengelola, manajer, rekanan, dan sebagainya. Yang lain lebih suka struktur datar di mana jabatan tidak ada hubungannya dengan status setiap karyawan di dalam perusahaan.

3. Pikirkan Industri dan Basis Pelanggan Anda

Industri tertentu lebih cocok untuk judul kreatif daripada yang lain. Misalnya, jika Anda menjalankan startup teknologi, Anda mungkin memiliki judul “Chief Disruptor.” Sebagai perbandingan, Anda mungkin tidak akan memilih gelar ini jika Anda memiliki kantor akuntan. Demikian pula, basis pelanggan Anda biasanya merupakan indikasi yang baik tentang seberapa jauh Anda harus menyimpang dari judul bisnis tradisional.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Mentor Dalam Menjalankan Bisnis

4. Pikirkan Tentang Kesan Pertama

Mungkin menyenangkan untuk menyebut diri Anda seperti “Kepala Honcho” atau “Raja”, tetapi tidak semua orang akan mengerti leluconnya. Jika jabatan Anda membuat Anda tampak seperti seorang amatir atau menganggap diri Anda terlalu serius, Anda dapat mengasingkan calon karyawan dan pelanggan.

5. Pertimbangkan Tingkat Kenyamanan Anda

Meskipun dapat membantu untuk meminta pendapat dari teman dekat, penasihat tepercaya, dan dewan direksi Anda saat memutuskan judul bisnis Anda, pastikan apa pun yang Anda pilih adalah sesuatu yang membuat Anda nyaman memasang kartu nama atau mengatakannya dengan lantang saat Anda memperkenalkan diri di acara networking.

Related Posts